Follow

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Buy Now

Penyebab Windows 11 Lemot dan Cara Mempercepat Kinerjanya

Penyebab Windows 11 Lemot Penyebab Windows 11 Lemot
Ilustrasi gambar oleh Windows di Unsplash / unsplash.com/@windows

Apakah Anda baru saja meng-upgrade ke Windows 11 dan merasa bahwa komputer Anda berjalan lebih lambat dari sebelumnya? Jangan khawatir, Anda bukan satu-satunya yang mengalami hal ini. Banyak pengguna menghadapi masalah kinerja yang lambat setelah menginstal Windows 11. Artikel ini akan membahas penyebab umum mengapa Windows 11 bisa membuat komputer Anda berjalan lemot dan memberikan solusi praktis untuk mempercepatnya.

Kenapa Komputer Menjadi Lemot Setelah Menggunakan Windows 11?

  1. Persyaratan Sistem yang Lebih Tinggi: Windows 11 memerlukan spesifikasi sistem yang lebih tinggi dibandingkan pendahulunya, seperti prosesor modern, RAM yang cukup, dan ruang penyimpanan yang memadai. Jika komputer Anda tidak memenuhi persyaratan ini, kinerja lambat bisa terjadi.
  2. Driver yang Tidak Kompatibel: Driver perangkat keras yang tidak kompatibel dengan Windows 11 dapat menyebabkan masalah kinerja. Pastikan Anda memiliki driver terbaru yang sesuai dengan sistem operasi baru ini.
  3. Program Latar Belakang yang Berlebihan: Aplikasi dan program latar belakang yang berjalan secara bersamaan dapat membebani sistem, mengakibatkan kinerja yang lemot. Nonaktifkan program yang tidak diperlukan untuk meningkatkan kinerja.
  4. Fragmentasi dan Kebersihan Disk: Khusus komputer dengan penyimpanan HDD, fragmentasi disk dan file-file yang tidak teratur dapat membuat akses data menjadi lambat. Lakukan defragmentasi secara berkala dan pastikan disk Anda dalam keadaan bersih.

Bagaimana Cara Mempercepat Kinerja Windows 11?

  1. Perbarui Driver: Pastikan semua driver perangkat keras Anda diperbarui ke versi terbaru yang kompatibel dengan Windows 11. Temukan pengaturannya di: Pengaturan / Win + I > Windows Update.
  2. Nonaktifkan Efek Visual yang Berlebihan: Windows 11 memiliki efek visual yang menarik, tetapi ini bisa mengurangi kinerja. Matikan atau kurangi efek visual seperti transparansi dan animasi. Temukan pengaturannya di: Pengaturan / Win + I > Personalisasi.
  3. Bersihkan Disk: Hapus file-file yang tidak diperlukan dan lakukan defragmentasi disk secara teratur. Untuk mengatasinya, bisa menggunakan aplikasi Microsoft PC Manager.
  4. Optimalkan Penggunaan Startup: Nonaktifkan program yang tidak perlu dari daftar startup untuk mempercepat proses booting. Untuk mengatasinya, bisa menggunakan aplikasi Microsoft PC Manager.
Microsoft PC Manager
Tampilan aplikasi Microsoft PC Manager oleh Microsoft / pcmanager-en.microsoft.com

Untuk membantu mempercepat kinerja Windows, saat ini tersedia aplikasi resmi dari Microsoft yang memiliki berbagai fungsi untuk mempercepat kinerja Windows 11. Adapun fitur utama aplikasi ini diantaranya adalah:

  1. Bersihkan sistem dan kosongkan ruang untuk meningkatkan kinerja komputer.
  2. Bersihkan komputer dari berkas sementara dan kelola file besar. Gunakan storage sense agar Windows mengosongkan penyimpanan untuk anda.
  3. Temukan dan perbaiki masalah dengan cepat. Pindai dan hapus ancaman dengan satu klik.
  4. Sepenuhnya terintegrasi dengan Keamanan Windows. Lindungi komputer anda kapan saja, di mana saja.

Meskipun masih berstatus Public Beta, aplikasi ini sudah bisa diunduh dan dipasang pada komputer anda.

Advertisement

Spesifikasi Komputer untuk Windows 11

Agar Windows 11 berjalan dengan lancar, komputer Anda sebaiknya memiliki:

  • Prosesor 1 GHz atau lebih cepat dengan setidaknya 2 core
  • RAM 4 GB atau lebih
  • Ruang penyimpanan 64 GB atau lebih
  • Kartu grafis yang mendukung DirectX 12 atau WDDM 2.0
  • Monitor dengan resolusi 720p atau lebih tinggi

Apakah Windows 11 Cocok untuk Komputer Lawas?

Jika komputer Anda tidak memenuhi persyaratan di atas, Anda mungkin akan mengalami kinerja yang buruk. Namun, Anda masih dapat menggunakan Windows 11 dengan beberapa keterbatasan. Tetapi untuk mendapatkan pengalaman terbaik, lebih baik mempertimbangkan untuk meng-upgrade hardware komputer Anda.

Apakah menggunakan SSD berpengaruh pada kinerja Windows 11

Menggunakan SSD (Solid State Drive) dapat memiliki dampak yang signifikan pada kinerja Windows 11, seperti halnya pada sistem operasi lainnya. SSD adalah jenis penyimpanan yang jauh lebih cepat daripada HDD (Hard Disk Drive) tradisional karena tidak memiliki komponen bergerak secara mekanis. Berikut adalah beberapa cara di mana penggunaan SSD dapat mempengaruhi kinerja Windows 11:

  1. Kecepatan Boot dan Loading Aplikasi: SSD memiliki kecepatan baca dan tulis data yang jauh lebih tinggi dibandingkan HDD. Ini berarti bahwa sistem operasi Windows 11 akan boot lebih cepat dan aplikasi akan memuat lebih cepat saat dijalankan. Anda akan melihat perbedaan yang jelas dalam waktu booting dan respon umum sistem.
  2. Responsif dan Lancar: SSD dapat meningkatkan responsifitas keseluruhan sistem. Windows 11 akan merasa lebih lancar dalam operasi sehari-hari, termasuk membuka dan menutup jendela, mengganti antarmuka, dan berpindah antara aplikasi.
  3. Peningkatan Kinerja Aplikasi: Aplikasi yang membutuhkan akses berulang ke data, seperti aplikasi pengolahan gambar atau video, akan berjalan lebih baik pada SSD karena waktu akses data yang lebih cepat.
  4. Peningkatan Waktu Load Game: Jika Anda bermain game, SSD juga dapat membantu dalam mengurangi waktu load game. Game-game modern sering memiliki file yang besar dan kompleks yang perlu diakses secara cepat, dan SSD dapat membantu dalam hal ini.
  5. Multitasking yang Lebih Baik: Dengan SSD, beralih antara aplikasi dan tugas multitasking akan lebih cepat dan lebih lancar. Windows 11 akan lebih mampu menangani banyak tugas sekaligus tanpa terlalu banyak mengalami penurunan kinerja.
  6. Peningkatan Umur Pemakaian: SSD juga cenderung memiliki masa pakai yang lebih panjang dibandingkan HDD karena kurangnya komponen mekanis yang bergerak. Ini dapat memberi Anda keamanan dan ketenangan pikiran dalam jangka panjang.

Penting untuk diingat bahwa menggunakan SSD hanya akan memberikan peningkatan kinerja jika komponen lain dalam sistem Anda juga cukup mumpuni. Misalnya, memiliki RAM yang cukup juga penting untuk menjaga kinerja sistem yang optimal. Jika Anda ingin merasakan peningkatan kinerja yang signifikan, mempertimbangkan untuk meng-upgrade ke SSD adalah langkah yang baik, terutama jika Anda masih menggunakan HDD konvensional.

Apa itu TPM 2.0 dan Secure Boot pada Persyaratan Windows 11?

TPM 2.0 (Trusted Platform Module 2.0) dan Secure Boot adalah dua fitur keamanan yang digunakan dalam sistem komputer, termasuk dalam konteks Windows 11. Kedua fitur ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan melindungi sistem operasi dari ancaman keamanan yang berpotensi merusak atau merugikan.

  1. TPM 2.0 (Trusted Platform Module 2.0): TPM adalah sebuah mikroprosesor khusus yang disematkan pada motherboard komputer. Fungsinya adalah untuk mengamankan informasi sensitif, seperti kunci enkripsi dan sertifikat digital, serta menyediakan lingkungan yang aman untuk menjalankan operasi keamanan. Berikut adalah beberapa aspek penting dari TPM 2.0:
    • Penyimpanan Kunci Keamanan: TPM dapat menyimpan kunci enkripsi dan sertifikat digital dengan aman. Ini berarti bahwa kunci-kunci tersebut tidak akan dapat diakses atau diekstrak oleh perangkat lunak atau perangkat keras yang tidak sah. Hal ini penting dalam melindungi data sensitif dari akses yang tidak sah.
    • Pengamanan Boot: TPM dapat digunakan untuk memastikan bahwa proses booting sistem komputer tidak dimodifikasi oleh malware atau perubahan yang tidak sah. Proses boot yang aman adalah langkah pertama dalam menjaga integritas sistem.
    • Kontrol Integritas Sistem: TPM dapat mengukur status integritas perangkat lunak dan perangkat keras saat sistem boot. Ini berarti sistem dapat mendeteksi jika ada perubahan yang tidak sah pada komponen sistem, seperti sistem operasi atau boot loader yang dimodifikasi oleh malware.
    • Fungsi Kriptografi: TPM dapat digunakan untuk melakukan operasi kriptografi, seperti enkripsi dan dekripsi data. Ini membantu dalam menjaga kerahasiaan dan integritas data.
  2. Secure Boot: Secure Boot adalah mekanisme yang memastikan hanya perangkat lunak yang ditandatangani secara sah oleh penerbit kunci keamanan yang terpercaya yang akan dijalankan saat sistem boot. Tujuannya adalah untuk mencegah perangkat lunak berbahaya atau tidak sah, seperti rootkit atau malware, dari berjalan sebelum sistem operasi dimulai. Fitur ini memastikan bahwa sistem hanya boot dengan perangkat lunak yang memiliki tanda tangan digital yang sah, yang diberikan oleh penerbit yang diakui oleh produsen perangkat keras.

Kedua fitur ini, TPM 2.0 dan Secure Boot, diwajibkan untuk sistem yang ingin menjalankan Windows 11. Keputusan ini diambil oleh Microsoft untuk meningkatkan keamanan sistem dan melindungi pengguna dari ancaman keamanan yang semakin kompleks. Dengan memastikan bahwa hanya perangkat keras yang memiliki TPM 2.0 dan Secure Boot yang dapat menjalankan Windows 11, Microsoft berharap dapat menciptakan ekosistem yang lebih aman untuk pengguna.

Penting untuk dicatat bahwa persyaratan ini mungkin bisa menjadi bermasalah bagi beberapa pengguna yang menggunakan perangkat lama yang tidak mendukung TPM 2.0 atau Secure Boot. Namun, Microsoft berpendapat bahwa ini adalah langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan sistem dan data pengguna. Jika Anda berniat untuk meng-upgrade atau menginstal Windows 11, pastikan perangkat Anda memenuhi persyaratan ini.


Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengatasi masalah kinerja lambat setelah meng-upgrade ke Windows 11. Pastikan komputer Anda memenuhi persyaratan sistem, mengoptimalkan pengaturan, dan menjaga kebersihan sistem secara rutin. Jika komputer Anda masih mengalami masalah, pertimbangkan untuk menghubungi dukungan teknis untuk bantuan lebih lanjut.

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Advertisement